SCTV

Bermula dari Jl. Darmo Permai, Surabaya, Agustus 1990, siaran SCTV diterima secara terbatas untuk wilayah Gerbang Kertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoardjo dan Lamongan) yang mengacu pada izin Departemen Penerangan No. 1415/RTF/K/IX/1989 dan SK No. 150/SP/DIR/TV/1990. Satu tahun kemudian, 1991, pancaran siaran SCTV meluas mencapai Pulau Dewata, Bali dan sekitarnya.

Baru pada tahun 1993, berbekal SK Menteri Penerangan No 111/1992 SCTV melakukan siaran nasional ke seluruh Indonesia. Untuk mengantisipasi perkembangan industri televisi dan juga dengan mempertimbangkan Jakarta sebagai pusat kekuasaan maupun ekonomi, secara bertahap mulai tahun 1993 sampai dengan 1998, SCTV memindahkan basis operasi siaran nasionalnya dari Surabaya ke Jakarta.

SCTV menyadari bahwa eksistensi industri televisi tidak dapat dipisahkan dari dinamika masyarakat. SCTV menangkap dan mengekspresikannya melalui berbagai program berita dan feature produksi Divisi Pemberitaan seperti Liputan 6 (Pagi, Siang, Petang dan Malam), Buser, Topik Minggu Ini, Sigi dan sebagainya. SCTV juga memberikan arahan kepada pemirsa untuk memilih tayangan yang sesuai. Untuk itu, dalam setiap tayangan SCTV di pojok kiri atas ada bimbingan untuk orangtua sesuai dengan ketentuan UU Penyiaran No: 32/2002 tentang Penyiaran yang terdiri dari BO (Bimbingan Orangtua), D (Dewasa) dan SU (Semua Umur). Jauh sebelum ketentuan ini diberlakukan, SCTV telah secara selektif menentukan jam tayang programnya sesuai dengan karakter programnya.

Dalam kurun waktu perjalanannya yang panjang, berbagai prestasi diraih dari dalam dan luar negeri antara lain: Asian Television Awards (2004 untuk program kemanusian Titian Kasih (Pijar), 1996 program berita anak-anak Krucil), Majalah Far Eastern Economic Review (3 kali berturut-turut sebagai satu dari 200 perusahaan terkemuka di Asia Pasific), Panasonic Awards (untuk program berita, pembaca berita dan program current affair pilihan pemirsa) dan sebagainya. Semua itu menjadikan SCTV kian dewasa dan matang. Untuk itu, manajemen SCTV memandang perlu menegaskan kembali identitas dirinya sebagai stasiun televisi keluarga. Maka sejak Januari 2005, SCTV mengubah logo dan slogannya menjadi lebih tegas dan dinamis: Satu Untuk Semua.

Melalui 47 stasiun transmisi, SCTV mampu menjangkau 240 kota dan menggapai sekitar lebih dari 175 juta potensial pemirsa. Dinamika ini terus mendorong SCTV untuk selalu mengembangkan profesionalisme sumber daya manusia agar dapat senantiasa menyajikan layanan terbaik bagi pemirsa dan mitra bisnisnya.

SCTV telah melakukan transisi ke platform siaran dan produksi digital, yang merupakan bagian dari kebijakan untuk secara konsisten mengadopsi kecanggihan teknologi dalam meningkatkan kinerja dan efsiensi operasional. Dalam semangat yang sama, kebijakan itu telah meletakkan penekanan yang kokoh pada pembinaan kompetensi individu di seluruh aspek untuk mempertajam basis pengetahuan seraya memupuk talenta, kreativitas dan inisiatif. Inilah kunci untuk memperkuat posisi SCTV sebagai salah satu dari stasiun penyiaran terkemuka di Indonesia.

Informasi Detail

disiarkan di TV Berbayar

AORA,BIG TV,FirstMedia,Indovision,K-Vision,Max 3 Biznet,Nexmedia,Orange TV,Telkomvision,Topas TV,Transvision

www.sctv.co.id

Channel Gratis (FTA)

Televisi Nasional

Jam Nama Acara Televisi Description
00:00 Lanjutan Film Layar Lebar: Get Married 4
00:00 No Schedule
00:30 Liputan 6 Malam
01:00 Buser
01:30 Highlight Liga Champions
02:00 UEFA Champions League: F.C Kobenhavn vs Bayer 04 Laverkusen
03:00 UEFA Champions League: R. Standart de Liege vs Football Club Zemit
04:00 Kata Ustaz Solmed: Hati Awal Segalanya
04:00 No Schedule
04:30 SL Liputan 6 Pagi
06:00 Status Selebriti
06:30 Monyet Cantik 2
07:30 SL Inbox
08:00 No Schedule
09:00 Hot Shot
10:00 Parade FTV Pagi Pilihan Teristimewa: Jamu Tokcer No. 24
12:00 SL Liputan 6 Siang
12:00 No Schedule
12:30 Parade FTV Siang Pilihan Teristimewa: 23 Hari Mengejar Cinta Ke Paris
14:30 SCTV FTV Sore: Heart Series 2
16:00 No Schedule
16:30 SL Liputan 6 petang
17:00 ABG Jadi Manten
18:15 Diam-Diam Suka
19:30 Ganteng Ganteng Serigala
20:00 No Schedule
20:45 Emak Ijah Pengen Ke Mekah
22:00 Film Layar Lebar: Slank The Movie Nggak Ada Matinya
* ) Acara dapat berubah sewaktu-waktu
Saat ini video Program Acara SCTV belum tersedia
Lihat lengkap

Stasiun Televisi Lainnya

Pengetahuan

History HD

History Channel adalah Saluran TV kabel dan saluran televisi satelit yang dimiliki oleh A + E Networ...